Perhatikan bagaimana teknik hipnotis diterapkan pada contoh pidato berikut ini.
Contoh Pidato #1 – Peresmian Jalan Desa
Peresmian Jalan Desa
Hadirin sekalian yang saya hormati,
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT, hari ini kita bisa berkumpul bersama dalam suasana penuh kebahagiaan untuk meresmikan salah satu hasil nyata dari kerja keras dan kebersamaan kita, yaitu pembangunan jalan desa yang kini sudah selesai.
Terima kasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan kepada seluruh warga yang telah memberikan dukungan penuh, baik berupa tenaga, pikiran, maupun partisipasi aktif dalam program-program desa.
Tanpa dukungan dari Bapak dan Ibu sekalian, pembangunan jalan ini tidak akan bisa terwujud dengan baik. Dukungan Bapak dan Ibu sangat berarti bagi saya dan seluruh perangkat desa.
Jalan yang berdiri kokoh di depan kita ini adalah bagian kecil dari impian saya, dan tentu saja harapan kita semua, yaitu memiliki desa yang maju dan sejahtera. Ini bukan hanya sebuah jalan, tapi simbol dari kebersamaan dan semangat gotong royong kita.
Maka dari itu, saya mengajak kita semua untuk terus memelihara semangat ini. Mari kita jaga dan rawat jalan ini bersama-sama. Gunakanlah dengan bijak, dan pastikan kebersamaan yang sudah kita bangun terus berlanjut.
Mari kita terus melangkah, bekerja sama, dan bersemangat untuk mewujudkan pembangunan yang lebih cepat dan lebih terasa lagi. Demi kemajuan desa kita tercinta.
Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim, jalan desa ini saya resmikan. Semoga bermanfaat bagi kita semua.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
PERHATIKAN!
Perhatikan di dalam contoh pidato 1. Kata ‘hasil nyata, kerja keras, kebersamaan, memberikan dukungan penuh, partisipasi aktif, gotong royong kita.’
Perhatikan lagi, silahkan arahkan pandangan pada paragraph akhir pada contoh pidato 1. ‘Maka dari itu, saya mengajak kita semua untuk terus memelihara semangat ini. Mari kita jaga dan rawat jalan ini bersama-sama. Gunakanlah dengan bijak, dan pastikan kebersamaan yang sudah kita bangun terus berlanjut.
Mari kita terus melangkah, bekerja sama, dan bersemangat untuk mewujudkan pembangunan yang lebih cepat dan lebih terasa, lagi. Demi kemajuan desa kita tercinta.’
Kalimat yang ditebalkan dipilih secara halus untuk ditanamkan dibenak pendengar/warga.
Tidak terasa warga menyimpan memori ingatan bawah sadar kata,’pastikan kebersamaan yang sudah kita bangun terus berlanjut.’
Lihatlah ada kata ‘kita, Kebersamaan, semangat dan , Terus berlanjut, dsb’.